SD Tumbuh 2 menyelenggarakan pendidikan inklusif dengan semangat Education for All yang menghargai setiap keberagaman agama, sosial-ekonomi, budaya, hingga kebutuhan khusus anak dalam suasana belajar yang menyenangkan, ramah, dan penuh kreativitas.
Melalui keistimewaan program Tumbuh Museum, SD Tumbuh 2 mengintegrasikan pembelajaran berbasis seni, budaya, dan eksplorasi karya sejarah guna menyeimbangkan potensi olah pikir, olah rasa, dan olah karsa siswa secara utuh.
Menyelenggarakan pendidikan inklusif yang mengembangkan anak sesuai potensi dan kebutuhan masing-masing.
Memberikan pembelajaran yang mendorong anak menghargai keberagaman agama, ekonomi, sosial, budaya, dan seni.
Memberikan pembelajaran yang mendorong anak menghargai kekayaan bangsa serta potensi dan kearifan lokal.
Menerapkan nilai-nilai nasionalisme.
Memberikan pembelajaran yang menyiapkan anak sebagai warga dunia, berpikiran terbuka dan berkontribusi secara positif.
SD Tumbuh 2 mengembangkan Kurikulum Nasional dengan pengayaan pada isi materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan anak dan konteks sekolah, keluarga, budaya, dan dunia.
Inkuiri merupakan proses belajar yang didorong oleh keingintahuan siswa untuk mencari dan menggunakan berbagai sumber pengetahuan, informasi, serta ide-ide dengan tujuan menemukan atau memperdalam pemahamannya mengenai suatu masalah, topik, atau isu.
*Kesemuanya dirangkum dalam kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai kebutuhan siswa.
SD Tumbuh 2 mengembangkan Kurikulum Nasional dengan pengayaan pada isi materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan anak dan konteks sekolah, keluarga, budaya, dan dunia.
Pengayaan juga dilakukan pada mata pelajaran dengan mengacu pada Cambridge International Primary Program (CIPP):
Pendampingan menyeluruh berbasis pengalaman belajar Museum School, penguatan karakter, apresiasi seni budaya, serta eksplorasi bakat siswa.
Dengan keistimewaan sebagai “Museum School”, SD Tumbuh 2 menggunakan seni dan budaya secara lebih luas sebagai media pembelajaran. Anak diajak untuk berkegiatan dengan olah pikir, olah rasa, olah karsa, dan olah raga. Hal ini juga akan tampak dari tema yang akan digunakan sebagai pengantar pembelajaran di kelas. Tema yang dipilih mengacu pada kebutuhan program pembelajaran selama satu semester.
Aktivitas rutin dan program interaktif kelas yang dirancang untuk memperluas wawasan, keterlibatan keluarga, serta pengalaman langsung siswa.
Wadah aktivitas minat, seni, olahraga, dan bahasa bagi para siswa SD Tumbuh 2.
Berbagai agenda rutin tahunan dan perayaan momen spesial yang membangun kebersamaan, wawasan kebangsaan, serta kebhinekaan.
Fasilitas pembelajaran inklusif, aman, dan kondusif yang dirancang untuk mendukung konsep Museum School serta tumbuh kembang potensi anak secara holistik.